Mengingathal tersebut, peran fasilitas kantor sangatlah penting dan mempengaruhi kegiatan operasional kantor. Fasilitas kantor itu sendiri terdiri dari sarana dan prasarana, yang mana secara garis besar sarana kantor merupakan peralatan dan perlengkapan kantor yang dapat membantu karyawan bekerja demi mencapai tujuan kantor. Jadi pengadaan fasilitas kantor berarti kegiatan menyediakan barang-barang fasilitas kantor yang digunakan untuk keperluan pekerjaan kantor dan penyelesaian pekerjaan tersebut. Pengadaan fasilitas itu dapat berupa tanah, bangunan, perabot, alat kantor/buku, kendaraan, dan sebagainya. Pengadaan fasilitas kantor dapat dilakukan melalui lelang Penyewaanruang kantor yang fleksibel juga dapat memberikan lingkungan kerja yang dinamis dan penyatuan fasilitas zona rekreasi dan kerja. Nah, Gapura Office atau Virtual Officeku menawarkan fleksibilitas dengan masa sewa mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan. Bahkan bisa harian, dengan metode pembayaran yang fleksibel bulanan ataupun tahunan. PengadaanFasilitas Kantor. Oleh Anugerah Dino 09.11 Posting Komentar. Pengadaan merupakan kegiatan menyediakan semua keperluan barang/benda/jasa bagi keperluan pelaksanaan tugas. Jadi, pengadaan fasilitas kantor berarti kegiatan menyediakan barang-barang fasilitas kantor yang digunakan untuk keperluan pekerjaan kantor dan penyelesaian Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Tuesday, August 20, 2019 Pengadaan Untuk menunjang motivasi pegawai dalam menyelesaikan suatu pekerjaan sangat bergantung pada sarana dan sistem pengelolaan yang efektif. Tanpa adanya fasilitas sarana dan prasarana kantor, tidak mungkin tujuan suatu lembaga dapat tercapai. Ilustrasi Sarana dan Prasarana Kantor Mengingat pentingnya sarana dan prasarana kantor dalam upaya meningkatkan motivasi kerja pegawai dan memperlancar aktivitas kerja pegawai, maka dibutuhkan pengelolaan sarana dan prasarana kantor yang baik. Pengelolaan sarana dan prasarana kantor tidak hanya menjadi tugas General Affairs GA, namun melibatkan semua unsur pegawai yang ada, agar sarana dan prasarana yang ada dipakai secara efektif dan efisien sesuai dengan prosedur penggunaannya. Pengelolaan sarana dan prasarana kantor yang baik membutuhkan beberapa aspek yang salah satunya yaitu pengadaan dan pemeliharaan secara profesional. Kegiatan tersebut hendaknya menjadi perhatian bagi semua pihak manajemen dan dijalankan dengan benar agar aktivitas kerja pegawai dapat berjalan lancar. Pengadaan sarana dan prasarana merupakan kegiatan menyediakan semua keperluan barang/benda/jasa bagi keperluan pelaksanaan tugas pegawai kantor. Jadi, pengadaan fasilitas sarana dan prasarana kantor berarti kegiatan menyediakan barang-barang fasilitas kantor yang digunakan untuk keperluan pekerjaan kantor dan yang mendukrung penyelesaian tugas pekerjaan seluruh pegawai. Baca juga Barang Habis Pakai dan Tidak Habis Pakai Kantor Pengadaan sarana dan prasarana kantor itu dapat berupa tanah, bangunan, perabot, alat kantor/buku, kendaraan, dan sebagainya. Pengadaan sarana dan prasarana kantor tersebut dapat dilakukan melalui lelang, penunjukan langsung, belanja, membuat sendiri, dan menerima hibah dari pihak lain. Khusus belanja pengadaan sarana dan prasarana fasilitas kantor melalui prakualifikasi dan pascakualifikasi tersebut biasanya dilakukan oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah K/L/PD yang memerlukan pengadaan fasilitas kantor dalam jumlah besar dan tak sanggup dilakukan sendiri oleh instansi tersebut, sehingga harus melibatkan Penyedia. Dalam pelaksanaanya kegiatan pengelolaan sarana dan prasarana kantor harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut Mengikuti prosedur pengelolaan perbekalan; Menentukan jenis, kualitas dan kuantitas perlengkapan yang diperlukan; Menyediakan dan menggunakan fasilitas sarana dan prasarana kantor dalam kegiatan operasional; Menyediakan perbekalan sesuai dengan anggaran operasional yang berlaku; Menyimpan dan memelihara perlengkapan kantor; Mengumpulkan dan mengolah data perbekalan kantor; Menghapuskan perlengkapan sarana dan prasarana kantor yang sudah tidak dapat digunakan sesuai dengan prosedur penggunaan barang. Dalam pengadaan sarana dan prasarana kantor terdapat seksi perbekalan yang memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut ini a. Penelitian kebutuhan perlengkapan kerja, baik mengenai jumlah maupun mutu. Seksi perbekalan perlu memperhatikan beberapa faktor dalam penentuan kebutuhan perlengkapan kerja seperti faktor fungsional, faktor ongkos, faktor prestise, faktor standarisasi dan normalisasi. b. Standarisasi dan perincian benda. Langkah-langkah yang perlu ditempuh oleh seksi perbekalan dalam mengusahakan standarisasi adalah berikut ini Klasifikasi alat-alat, menggolong-golongkan alat-alat yang berfungsi sejenis atau menghasilkan barang-barang tertentu yang sama. Spesifikasi dan perincian alat-alat dengan menggunakan kemampuannya. Standarisasi peralatan/barang dengan pertimbangan penggunaan dalam jangka waktu berapa lama dan pertimbangan efisiensi kinerja alat/barangnya. c. Pembelian benda perbekalan. Seksi perbekalan perlu memperhatikan beberapa pertimbangan dalam pembelian alat-alat atau barang-barang, yaitu sbb Sebisa mungkin mengurangi pembiayaan/pembelian baru dengan mencari benda-benda yang dibutuhkan dari benda-benda yang berstock lebih. Menimbulkan kompetensi antar Penyedia dengan membuat spesifikasi barang yang akan dibeli, dan mengadakan penelitian atau pertimbangan yang seksama diantara Penyedia dengan baik. Mendapatkan keterangan-keterangan terbaru atas barang-barang, keadaan pasar dan harga. Mendapatkan keterangan-keterangan mengenai perkembangan baru atas barang-barang, dan cara yang telah disempurnakan mengenai cara pengepakan. Mempertimbangkan semua biaya bagi barang-barang perbekalan tersebut sampai siap digunakan. d. Pengiriman barang. Dalam pengadaan barang perbekalan dibutuhkan aktivitas pengiriman yang dapat dilakukan dengan melalui jalan darat, laut maupun udara. Prosedur Pengadaan Sarana dan Prasarana Kantor Prosedur pengadaan sarana dan prasarana kantor berbeda pada setiap instansi, perbedaan ini disebabkan beberapa hal, antara lain, budaya kantor, kebutuhan akan peralatan/fasilitas kantor, tingkat kompetensi antar karyawan, dan juga perbedaan jenis bidang usaha yang bergerak pada perusahaan tersebut. Pada umumnya pengadaan sarana dan prasarana kantor dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini Unit pengguna mengajukan bon permintaan/surat permohonan kepada bagian gudang dengan bon permintaan peralatan/perlengkapan; Bagian administrasi gudang memeriksa stock barang yang diminta apakah masih tersedia di dalam gudang; Apabila permintaannya memenuhi syarat, selanjutnya disetujui dan persetujuan tersebut diserahkan ke pengurus peralatan/perlengkapan; Persetujuan yang diterima oleh pengurus dijadikan pedoman untuk mengeluarkan peralatan/perlengkapan barang sesuai dengan bon permintaan dan disampaikan kepada unit pengguna; Tim administrasi gudang selanjutnya membukukan peralatan/perlengkapan yang dikeluarkan tersebut, Bagian gudang menghitung persediaan peralatan/perlengkapan baik secara administrasi maupun secara fisik, Tim administrasi bersama bagian peralatan/perlengkapan mengecek fisik persediaan peralatan/perlengkapan secara bersama-sama apakah sesuai antara yang tercatat dengan keadaan sebenarnya, Pihak Gudang selanjutnya melaporkan kepada Pimpinan/Bendaharawan. Cara Belanja Fasilitas Sarana dan Prasarana Kantor Office Supplies yang Baik Belanja sarana dan prasarana dalam ruang lingkup kantor/perusahaan harus disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak mubazir. Untuk menentukan sarana dan prasarana apa saja yang akan dipilih/digunakan maka harus didaftarkan dahulu perlengkapan yang dibutuhkan tersebut. Berikut ini cara belanja fasilitas kantor yang baik. Ceklis alat kantor yang akan dibeli Memperhatikan apakah alat kantortersebut akan berguna atau tidak Memilih teman berbekanja yang tepat Memperhatikan waktu dalam membeli alat kantor Mencari toko alat kantor yang sesuai dengan kebutuhan Memperhatikan penawaran dari supplier sendiri Sebenarnya tidak sulit cara belanja sarana dan prasarana untuk keperluan kantor. Meminta saran dan bantuan kepada rekan kantor yang lebih tahu atau lebih senior juga tidak ada salahnya. Kamu bisa menyisihkan waktu sekitar satu minggu untuk melengkapi kebutuhan alat kantor tempatmu bekerja. Karakteristik Sarana dan Prasarana Kantor yang Baik Dalam memilih berbagai perlengkapan sarana dan prasarana kantor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kamu tidak menyesal setelah membeli sarana dan prasarana kantor yang kamu butuhkan. Dalam membeli barang apa saja, termasuk dalam membeli fasilitas sarana dan prasarana kantor, kamu tidak seharusnya tergoda oleh harga-harga yang murah tanpa kamu ketahui kualitas dari barang-barang tersebut. Berikut ini adalah beberapa karakteristik atau ciri-ciri peralatan kantor sarana dan prasarana yang baik, yaitu Peralatan kantor tersebut benar-benar dibutuhkan atau mempunyai nilai guna untuk membantu pekerjaan kantor; Sarana dan prasarana kantor yang akan dibeli mempunyai kualitas yang baik dengan harga yang sesuai; Dapat membantu pekerjaan kantor sehari-hari menjadi lebih efektif dan efisien. Baca juga Prosedur Pengadaan Peralatan Kantor Tersedianya sarana dan prasarana kantor yang cukup dengan kualitas yang baik menjadi bagian penting yang perlu disiapkan secara optimal dan berkesinambungan sehingga dapat menjamin kelancaran aktivitas kerja pegawai. Demikianlah penjelasan mengenai pengelolaan sarana dan prasarana kantor. Semoga bermanfaat! Pengadaan merupakan kegiatan menyediakan semua keperluan barang/benda/jasa bagi keperluan pelaksanaan tugas. Jadi, pengadaan fasilitas kantor berarti kegiatan menyediakan barang-barang fasilitas kantor yang digunakan untuk keperluan pekerjaan kantor dan penyelesaian pekerjaan tersebut. Pengadaan fasilitas itu dapat berupa tanah, bangunan, perabot, alat kantor/buku, kendaraan, dan sebagainya. Pengadaan fasilitas kantor dapat dilakukan melalui lelang, penunjukan langsung, membeli, membuat sendiri, maupun menerima hibah dari pihak lain. Proses pengadaan fasilitas kantor melalui prakualifikasi dan pascakualifikasi tersebut biasanya dilakukan oleh instansi-instansi pemerintah yang memerlukan pengadaan fasilitas kantor dalam jumlah besar dan tak sanggup dilakukan sendiri oleh instansi tersebut, sehingga harus melibatkan pihak lain. Pengadaan fasilitas kantor dalam lingkup kantor/perusahaan harus disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak mubazir. Untuk menentukan peralatan apa yang akan dipilih/digunakan maka harus didaftarkan dahulu perlengkapan yang dibutuhkan tersebut. Dalam pelaksanaanya kegiatan pengadaan harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut Mengikuti prosedur pengelolaan perbekalan, Mentukan jenis, kualitas dan kuantitas perlengkapan yang diperlukan, Menyediakan dan menggunakan perlengkapan kantor dalam kegiatan operasional, Menyediakan perbekalan sesuai dengan anggaran yang berlaku, Menyimpan dan memelihara perlengkapan, Mengumpulkan dan mengolah data perbekalan kantor, Menghapuskan perlengkapan yang sudah tidak dapat digunakan sesuai prosedur Langkah-Langkah Pengadaan Peralatan Kantor Pengadaan peralatan kantor berbeda setiap instansi, perbedaan ini disebabkan beberapa hal, antara lain, budaya kantor, kebutuhan akan peralatan, tingkat kompetensi pegawai, juga perbedaan jenis usaha. Namun pada umumnya pengadaan kantor dapat dilakukan dengan cara berikut ini Pengajuan surat permohonan ke gudang, Pemeriksaan stock barang digudang oleh petugas, Jika ada barang diberikan dengan bon pengeluaran, Jika tidak ada petugas memberikan nomor pada surat permohonan dari buku induk, Surat diserahkan bendahara, bendahara mengecek antara permohonan dan ketersedian biaya, Bendahara meminta persertujuan pimpinan, Bagian logistik melakukan pembalian dengan persetujuan pimpinan, Barang diperiksa menganai kualitas, kuantitas, Barang diserah terimakan dengan menggunakan buku sertah terima barang, Dilakukan kegiatan pencatatan, disimpan di gudang untuk didistribusikan Pengadaan barang habis pakai dan tidak habis pakai Barang habis pakai adalah barang yang dapat dipergunakan dalam jangka waktu lama, contoh barang seperti ini dalam perkantoran adalah, komputer, telepon dan peralatan atau mesin lainnya. Sedangkan barang habis pakai adalah peralatan yang sebentar masa pakainya semisal, alat tulis kantor, aneka kertas, lem dan lain sebagainya. Berikut ini prosedur pengadaan barang tidak habis pakai Menyusun analisis dan menganalisis keperluan perlengkapan sesuai dengan rencana kegiatan serta dengan memperhatikan barang yang masih layak pakai, Melakukan perkiraan biaya yang diperlukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, Menetapkan skala prioritas menurut dana, urgensi kebutuhan dan menyusun rencana pengadaan tahunan. Sedangkan barang habis pakai direncanakan dengan urutan sebagai berikut Menyusun daftar perlengkapan yang disesuaikan dengan kebutuhan dari rencana kegiatan, Menyusun perkiraan biaya yang diperlukan untuk pengadaan barang tersebut tiap bulan, Menyusun rencana pengadaan barang tersebut menjadi rencana triwulan dan kemudian menjadi rencana tahunan. Selain perencanaan pengadaan peralatan kantor diatas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengadaan peralatan kantor, yakni sebagai berikut a Penyimpanan Penyimpanan perlu diperhatikan karena dengan penyimpanan yang baik maka efisiensi dan efektifitas kerja dapat ditingkatkan. Dalam kegiatan penyimpanan harus memperhatikan Persediaan alat-alat pemelihara yang diperlukan Memenuhi syarat penyimpanan barang, Memperhatikan sifat barang yang disimpan, Memperhatikan jangka waktu penyimpanan, Memperhatikan tenaga yang diperlukan dan biaya yang harus dikeluarkan. b Pemeliharaan Pemeliharaan merupakan kegiatan terus menerus agar barang tetap dalam kondisi baik setiap waktu akan digunakan. Pemilharaan harus dilakukan sesuai jadwal yang telah dilaksanakan. c Adminstrasi perlengkapan Administrasi perlengkapan dimulai dengan pencatatan secara teratur tiap-tiap barang. Kegiatan pencatatan ini bertujuan untuk mendata barang perlengkapan yang dimiliki oleh suatu kantor. Selain pencatatan atau pendataan kegiatan administrasi perlengkapan lain adalah kegiatan penghapusan atau penyusutan. Permintaan Sarana dan Prasarana Kantor Pengertian Permintaan Sarana dan Prasarana Kantor Permintaan sarana dan prasarana adalah jumlah saran maupun prasarana yang di butuhkan untuk memenuhi kebutuhan kantor terhadap staff sarana dan prasarana. Permintaan dalam ilmu ekonomi merupakan jumlah barang yang diminta oleh konsumen terhadap suatu produk. Permintaan sarpras disini bisa diartikan sebagai suatu kegiatan meminta sejumlah sarana maupun prasarana yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan kantor terhadap staff sarpras. Permintaan sarpras ditujukan untuk diajukannya permintaan pengadaan sarpras. Oleh karena itu, permintaan sarpras harus dilandasi dengan ketentuan pengadaan sarpras. Langkah-Langkah Permintaan Sarana dan Prasarana Kantor Unit pemakai mengajukan bon permintaan kepada bagian gudang dengan bon permintaan peralatan/perlengkapan, Bagian administrasi gudang meneliti baik keluar apakah permintaan tersebut benar-benar harus dipenuhi maupun ke dalam apakah barang yang diminta ada dalam gudang, Apabila permintaannya memenuhi syarat selanjutnya disetujui dan persetujuan tersebut diserahkan ke pengurus peralatan/perlengkapan, Persetujuan yang diterima oleh pengurus dijadikan pedoman untuk mengeluarkan peralatan/perlengkapan dan disampaikan kepada unit pemakai, Bagian administrasi gudang selanjutnya membukukan peralatan/perlengkapan yang dikeluarkan tersebut, Bagian gudang menghitung persediaan peralatan/perlengkapan baik secara administrasi maupun secara fisik, Bagian administrasi bersama bagian peralatan/perlengkapan mengecek fisik persediaan peralatan/perlengkapan secara bersama-sama apakah sesuai antara yang tercatat dengan keadaan sebenarnya, Pihak Gudang selanjutnya melaporkan kepada Pimpinan/Bendaharawan. Cara Membeli Perbekalan Kantor Office Supplies yang Baik Ceklis alat kantor yang akan dibeli Memperhatikan apakah alat kantortersebut akan berguna atau tidak Memilih teman berbekanja yang tepat Memperhatikan waktu dalam membeli alat kantor Mencari toko alat kantor yang sesuai dengan kebutuhan Memperhatikan penawaran dari supplier sendiri Sebenarnya tidak sulit cara membeli alat-alat kantor untuk keperluan kantor, hanya saja butuh waktu pasti tidak akan sia-sia. Meminta saran dan bantuan kepada rekan kantor yang tahu juga tidak ada salahnya. Kita bisa menyisihkan waktu sekitar satu minggu untuk melengkapi alat kantor tempat kita bekerja. Karakteristik Perbekalan Kantor Office Supplies yang Baik Dalam memilih berbagai perlengkapan kantor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kita tidak menyesal setelah membeli perlengkapan kantor yang kita butuhkan. Dalam membeli barang apa saja, termasuk dalam membeli peralatan kantor, kita tidak seharusnya tergoda oleh harga-harga yang murah tanpa kita ketahui kualitas dari barang-barang tersebut. Berikut ini adalah beberapa karakteristik atau ciri-ciri peralatan kantor yang baik, yaitu Benar-benar dibutuhkan atau mempunyai nilai guna untuk membantu pekerjaan kantor, Mempunyai kualitas yang baik dengan harga yang sesuai, Dapat menjadi sarana atau alat yang dapat membantu pekerjaan kantor seharihari. Penyusun Wiwin Windarti MODUL, Administrasi Sarana dan Prasarana Administrasi Perencanaan Pengadaan dan Permintaan Sarana dan Prasarana Kantor BAB 7 Fasilitas dan Lingkungan Kantor A. Pengertian Fasilitas Kantor Pengertian fasilitas adalah sesuatu yang dapat membantu memudahkan pekerjaan, tugas dan sebagaiknya fasilitas merupakan perlaksaan fungsi. Fasilitas kantor yang digunakan oleh setiap perusahaan bermacam-macam bentuk, jenis dan manfaatnya. Semakin besar aktivitas suatu perusaan maka semakin lengkap pula fasilitas dan sarana pendukung dalam proses kegiatan untuk peoses kegiatan untuk mencapai tujuan tesebut. Fasilitas kantor itu mencangkup atau meliputi sarana danprasarana kantor. Karakteristik fasilitas kantor yang mencakup sarana dan prasarana pendukung dalam proses aktivitas perubahan atau organisasi 1. Mempunyai bentuk fisik. 2. Memberikan manfaat dimasa yang akan datang. B. Pengadaan Fasilitas Kantor Pengadaan adalah kegiatan penyediaan semua keperluan barang/benda/jasa bagi keperluan pelaksaan tugas. Pengadaan fasilitas kantor dapat dilakukan melalui lelang dengan plakualifikasi, penunjukan langsung plakualifikasi/paskakualifikasi. Proses pengadaan fasilitas kantor melalui plakulifikasi dan paskakualifikasi tersebut biasanya dilakukan oleh intansi-intansi pemerintah yang memerlukan pengadaan fasilitas kantor dalam jumlah besar tak sanggup dilakukan sendiri oleh instansi tersebut, sehingga harus melibatkan orang lain. Pengadaan fasilitas kantor dalam lingkup kantor perusahaan/organisasi harus disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak mubazir. C. Jenis-Jenis dan Contoh Fasilitas Kantor Fasilitas kantor pada setiap perusahaan akan berbeda dalam bentuk dan jenis nya, tergantung pada jenis usaha dan besar-kecilnya perusahaan tersebut. Berdasarkan pengertian tersebut, maka sarana kantor berkaitan dengan mesin dan peralatan, perlengkapan kantor, peralatan kantor, dan peralatan inventaris lainnya. 1. Sarana kantor a. Perabot kantor b. Peralatan/perlengkapan kantor c. Mesin-mesin kantor d. Pesawat kantor e. Interior kantor 2. Prasarana kantor a. Penambahan nilai estetis b. Penambahan citra perusahaan di mata kolega dan lingkungan sekitar c. Tolak ukur kualitas perusahaan atas lingkungan sosial d. Perwujudan prestasi perusahaan e. Peningkatan wujud apresiasi seni D. Pemeliharaan Fasilitas Kantor Tujuan diadakan nya maintance antara lain sebagai berikut. 1. Memungkinkan tercapainya jumlah produk melalui oprasi fasilitas secara tepat 2. Memaksimalkan umur ekonomis peralatan/fasilitas produksi 3. Memaksimalkan kapasitas produksi dan pralatan 4. Memaksimalkan frekuensi kerusakan dan kegagalan proses operasi 5. Menjaga keamanan peralatan E. Lingkungan kantor Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar yang memperngaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan kantor itu mencakup lingkungan fisik kantor dan lingkungan sosial kantor. 1. Lingkungan fisik kantor,adalah segala sesuatu yang secara fisik berada di dalam lingkungan kantor. Lingkungan fisik kantor adalah segala sesuatu yang secara fisik berada di dalam lingkungan kantor. 2. Lingkungan sosial kantor,adalah menunjukan kepada hubungan antarorang yang terlibat dalam kantor Lingkungan sosial kantor menunjukkan pada hubungan antarorang yang terlibat di dalam kantor. Berdasarkan sasaran komunikasi dan tujuannya itu maka komunikasi yang terjadi dalam hubungan personil di lingkungan sosial kantor dapat dibedakan menjadi beberapa macam berikut ini. a. Komunikasi formal, yaitu komunikasi yang dilakukan dalam situasi formal, sehingga bahasa/istilah/ungkapan yang digunakan harus merujuk pada kondisi formal. b. Komunikasi informal, komunikasi ini terjadi dalam hubungan keseharian baik antarteman sejawat maupun dengan bawahan. c. Komunikasi internal, komunikasi ini terjadi dan melibatkan personil-personil dalam lingkup satu kantor. d. Komunikasi eksternal, komunikasi ini terjadi antarpihak perusahaan/organisasi dengan pihak diluar lembaga kerja perusahaan/organisasi tersebut. e. Komunikasi vertikal, komunikasi ini menunjuk pada kedudukan ataupun jabatan dalam organisasi. f. Komunikasi horizontal, komunikasi ini terjadi antarteman sejawat atau sesama pegawai. F. Ergonomi dalam Penataan Fasilitas Kantor 1. Pengertian ergonomic Istilah ”ergonomi” berasal dari bahasa Latin yaitu ergon kerja dan nomos hukum alam. Ergonomi dapat didefinisikan sebagai studi tentang aspek-aspek manusia dalam lingkungan kerjanya yang ditinjau secara anatomi, fisiologi, psikologi, engireering, manajemen, dan desain/perancangan. 2. Penerapan Ergonomi dan Penataan Fasilitas Kantor a. Bekerja dalam posisi atau postur normal b. Mengurangi beban berlebihan c. Mencakup jarang ruang d. Minimalisasi gerakan statis e. Mengurangi stress f. Minimalisasi titik beban 3. Tata letak fasilitas kantor sesui pendekatan ergonomi Tata letak fasilitas kantor adalah kumpulan unsur-unsur fisik yang di atur mengikuti aturan atau logika tertentu guna mengunjang kelancaran kerja. a. Sikap dan posisi kerja b. Antropometri dan Dimensi Ruang Kerja 4. Akibat tidak menerapkan sistem dalam penataan fasilitas kantor a. Kejenuhan pada kerja b. Kelelahan c. Timbul penyakit akibat kerja d. Kematian Sebagai pekerja keras, kita tentu menginginkan fasilitas yang diharapkan sebagai imbalannya. Bukan maksud perhitungan atau adanya pikiran kita sebagai pekerja tidak melakukan pekerjaan dengan ikhlas. Fasilitas yang dimaksud lebih kepada jaminan kesehatan, pekerjaan dan jaminan di hari tua nanti. Berikut ini beberapa daftar fasilitas yang diharapkan oleh setiap pekerja terhadap tempatnya bekerja. Sedulur yang merupakan pekerja, wajib mengetahui apa saja fasilitas yang dimaksud. BACA JUGA Purchasing Staff Tugas, Tanggung Jawab, Gaji, & Jenjang Karier 1. Tunjangan transportasi LinovHR Fasilitas kerja adalah sebuah kemudahan yang didapatkan oleh setiap pekerja dari perusahaan tempatnya bekerja. Kemudahan tersebut bisa dalam berbagai bentuk, seperti tempat tinggal atau transportasi. Salah satu yang dibutuhkan oleh para pekerja dan merupakan hal yang paling penting adalah tunjangan transportasi. Tunjangan transportasi juga menjadi salah satu fasilitas tambahan dari kantor yang banyak diharapkan pekerja selain gaji. Apalagi jika Sedulur tinggal jauh dari kantor, atau jenis pekerjaannya seperti sales business development atau account manager yang mengharuskan pergi ke sana kemari untuk bertemu klien dan meeting di luar kantor. Tunjangan transportasi dapat berbentuk jaminan akomodasi untuk perjalanan bisnis yang meliputi pemesanan kamar hotel, tiket pesawat, dan masih banyak lagi. Termasuk uang tol hingga bensin yang dikeluarga selama untuk kepentingan pekerjaan atau urusan kantor. 2. Tunjangan tempat tinggal Tribun Selain transportasi, fasilitas lainnya yaitu tempat tinggal. Ini juga merupakan fasilitas yang diharapkan BUMN oleh para pekerjaan. BUMN merupakan instansi negara yang tersebar di seluruh Indonesia, biasanya para anggotanya sering dikirim bekerja di luar kota atau luar pulau. Tempat tinggal menjadi salah satu fasilitas yang diberikan. Bukan hanya BUMN, perusahaan swasta atau starup juga sering mengirim pekerjanya untuk dinas luar kota. Dengan adanya fasilitas tempat tinggal, memudahkan para pekerja untuk melaksanakan tugas dan pekerjaan yang dituju di luar kota tersebut. Namun, sebagai pekerja kita harus detail mengetahui apa saja fasilitas tempat tinggal yang dimaksud. Jangan sampai apa yang kita dapatkan tidak sesuai dengan yang diharapkan 3. Tunjangan teknologi Kompasiana Fasiltas ini merupakan fasilitas yang diharapkan fresh graduate atau lulusan baru. Pekerja seperti content writer, desain grafis, programmer atau yang berkaitan dengan teknologi digital biasanya akan mendapatkan tunjangan teknologi berupa gadget seperti smartphone, tablet hingga laptop. Selain itu, tunjangan teknologi juga bisa seperti maupun insentif uang pulsa atau kuota data internet bulanan. Tunjangan seperti ini dapat kau tanyakan terutama jika pekerjaannya mengharuskan Sedulur sering menelepon klien atau melakukan online meeting. Di tengah pandemi saat ini, fasilitas gadget merupakan hal yang penting dan dapat menunjang pekerjaan kita. 4. Konsumsi makan siang Detik Food Konsumsi merupakan fasilitas yang diharapkan saat interview. Saat ini tersedia banyak jasa katering online yang membuat fasilitas satu ini layak diharapkan untuk disediakan kantor baru selain gaji. Dengan tersedianya catering, Sedulur tidak perlu lagi repot-repot memikirkan mau makan siang apa di kantor. Sedulur juga bisa menghemat pengeluaran bulanan dengan adanya fasilitas ini. Semakin memudahkan Sedulur, ketika bisa menu makanan yang sesuai dengan kondisimu jika ikut catering di kantor. Sebagai contoh, catering diet keto atau makanan bebas gluten. Beberapa perusahaan ada yang sudah memasukkan fasilitas makan siang gratis untuk karyawannya. Namun jika tempat kerja barumu tidak demikian, tidak ada salahnya untuk menanyakan apakah ada kompensasi berupa uang makan siang dan sudah termasuk dalam gaji atau tidak. 5. Program pengembangan SDM Tokopedia Fasilitas yang bisa diharapkan calon karyawan selain gaji dari kantor dapat berupa benefit non-materiil. Salah satu contohnya adalah training atau workshop pengembangan diri. Saat ini, para pekerja bisa mendapatkan workshop pengembangan diri seperti leadership training, management training, sampai skill training yang lebih spesifik seperti public speaking dan pelatihan komunikasi. Workshop-workshop di atas diperlukan karena dapat membantu mengasah keterampilan sekaligus menjadi bekal memajukan karier ke depannya. Mungkin, tidak semua perusahaan dapat menawarkan benefit ini di awal. Namun, Sedulur bisa coba meminta kepada atasan untuk mengadakannya di kemudian hari. Program pengembangan diri lainnya yang bisa Sedulur minta kepada perusahaan tempat Sedulur kerja yaitu adalah keanggotaan eksklusif di tempat olahraga atau gym, membership maskapai penerbangan, atau di klub-klub sosial. Dengan mendapatkan semua jaminan yang diharapkan dari perusahaan ini, Sedulur tidak ada alasan lagi untuk lalai dalam bekerja. 6. Asuransi kesehatan Lifepal Ini merupakan fasilitas yang diharapkan oleh setiap pekerjaan dari tempat mereka bekerja, yaitu asuransi kesehatan. Terkait asuransi kesehatan pun, telah diatur oleh UU Pemerintah. Jika ada perusahaan atau instansi yang tidak memberikan asuransi kesehatan kepada pekerjaanya, pemerintah akan menindak dan memberikan sanksi kepada perusahaan atau instansi tersebut. Ketersediaan asuransi kesehatan dari perusahaan merupakan sebuah jaminan bagi setiap karyawan, agar tetap tenang untuk mengerjakan pekerjaannya dan perusahaan atau instansi dapat mencapai target atau tujuannya. 7. Fleksibelitas jadwal kerja Grid Bukan hanya gaji yang diharapkan oleh setiap pekerja, namun flesibelitas jadwal kerja juga merupakan hal yang diharapkan. Setiap perusahaan memiliki aturan tentang jadwal dan waktu bekerjanya masing-masing. Namun, tidak ada salahnya Sedulur membicarakan ulang mengenai hal ini. Sedulur wajib menanyakan beberapa hal secara spesifik, bukan hanya menanyakan, jika bisa memastikan. Salah satu contohnya seperti pertanyaan apakah perusahaan membolehkan karyawannya untuk masuk lebih siang atau lebih pagi dari yang ditentukan dalam kondisi tertentu. Atau pertanyaan bolehkah untuk pulang lebih awal jika ada keperluan mendesak atau mendadak? Dan peraturan seperti kebijakan bekerja dari rumah WFH. Fasilitas WFH kini menjadi salah satu benefit yang sangat diharapkan oleh karyawan karena selain menghemat pengeluaran gaji, juga hemat waktu dan tenaga. Kemajuan teknologi saat ini pun juga sangat memudahkan pekerjaan orang-orang sehingga tidak harus setiap hari datang ke kantor. Ditambah terjadinya pandemi Covid-19, membuat pekerjaan bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. 8. Fasiltas khusus karyawati Chatelaine Salah satu fasilitas yang diharapkan adalah fasilitas khusus untuk pekerja perempuan atau karyawati. Setiap pekerja wanita wajib memastikan hak-hak khususnya, termasuk hak cuti haid serta cuti hamil dan melahirkan. Menurut UU No. 13 tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Pasal 81 ayat 1. Dalam Undang-Undang di atas, disebutkan bahwa pekerja atau buruh perempuan yang tidak wajib bekerja pada hari pertama dan kedua haid jika mengalami nyeri parah dysmenorrhea. Sementara itu cuti hamil dapat diambil sebelum, saat, dan setelah melahirkan. Dengan begini, para pekerja perempuan tetap bisa mendapatkan haknya setelah menuntaskan setiap kewajibannya. BACA JUGA 12 Contoh Pertanyaan Interview User dan Cara Menjawabnya 9. Konsultasi kesehatan mental Yougov Di tengah keterbukaan informasi saat ini, banyak masyarakat yang sekarang menyadari betapa pentingnya kesehatan mental. Karena, salah satu penyebab banyak orang yang terganggu kesehatan mentalnya yaitu karena tekanan pekerjaan dengan berbagai macam beban dan tuntutan atasan. Akibat pemahaman yang baik terhadap kesehatan mental, saat ini perusahaan dan startup memberikan asuransi kesehatan mental. Baik berupa konsultasi atau pun pengobatan. Konsultasi pun didampingi oleh psikolog atau psikiater yang ditunjuk langsung oleh perusahaan tempat kita bekerja. 10. Fasilitas cuti berbayar Sleekr Fasilitas yang diharapkan terakhir adalah fasilitas cuti berbayar. Fasilitas yang dikenal dengan paid leave ini cukup penting untuk Sedulur dapatkan. Sebab, sudah pasti terkadang Sedulur membutuhkan waktu istirahat di tengah jadwal kerja yang padat. Selain itu, kompensasi yang tetap cair di waktu rehat juga dapat membuatmu merasa tenang dan kembali semangat saat harus kembali bekerja. Sayangnya, keuntungan satu ini sering disepelekan job seeker saat menandatangani kontrak. Padahal, tak semua perusahaan akan memberikannya kepada karyawan mereka. Meskipun diberikan, bisa aja perusahaan hanya menyediakan unpaid leave atau cuti tidak berbayar. Maka dari itu, selalu perhatikan kontrak kerja sebelum Sedulur memberikan paraf. Lalu, bila fasilitas ini ternyata tidak tercantum dalam kontrak, Sedulur juga bisa langsung negosiasikan dengan pihak HRD atau atasan di perusahaan. 11. Program beasiswa dan pengembangan karir Pintek Setiap pekerja, terutama yang memiliki potensi, sangat menginginkan fasilitas yang diharapkan ini. Yaitu fasilitas program beasiswa pendidikan. Karena perusahaan yang baik akan peduli dengan peningkatkan kualitas pendidikan pekerjanya. Sedulur juga perlu menambah pengetahuan dengan pendidikan tambahan. Program beasiswa juga kadang bukan hanya dalam biaya pendidikan, namun juga beserta dengan tunjangan harian selama menempuh pendidikan. Namun, selepas usai menempuh pendidikan, kita harus memberikan yang terbaik kepada perusahaan yang telah membiayai kita sekolah. Bukan hanya pendidikan saja, kita sebagai pekerja juga perlu meningatkan pengembangan karir. Meski dengan menempuh pendidikan juga bagian dari memikirkan pengembangan karier. Jenjang karir merupakan bagian penting yang juga harus dipikirkan oleh perusahaan. 12. Kesehatan gigi dan tunjangan kacamata Lifepal Fasilitas yang diharapkan dari perusahaan selain gaji adalah kesehatan gigi dan tunjangan kacamata. Meskipun sama-sama berkaitan dengan kesehatan karyawan atau pekerja, namun kesehatan gigi dan mata perlu diperhatikan berbeda dengan kesehatan tubuh secara umum. Karena fasilitas yang didapatkan berbeda dan membutuhkan perawatan secara spesifik. Akibat pemahaman yang baik terhadan kesehatan karyawannya, saat ini perusahaan telah memberikan asuransi kesehatan khusus untuk kacamata dan kesehatan gigi. Ditambah, khusus untuk mata dan gigi membutuhkan biaya yang besar. 13. Asuransi keluarga Futuready Asuransi keluarga juga merupakan salah satu fasilitas yang diharapkan oleh setiap pekerja. Untuk mendukung kesehatan karyawan dan melindungi karyawan secara finansial, beberapa perusahaan menyediakan fasilitas asuransi kesehatan untuk keluarga karyawan. Fasilitas ini memberikan perlindungan kesehatan yang diperuntukkan untuk para karyawan dan anggota keluarganya dalam keluarga inti misalnya untuk pasangan dan anak. Perusahaan yang memberikan fasilitas yang diharapkan ini menggunakan jenis asuransi kesehatan grup atau asuransi kumpulan. Jenis asuransi ini dikhususkan bagi sekelompok orang yang tergabung dalam suatu perusahaan atau lembaga. 14. Jaminan hari tua Danamon Fasilitas yang diharapkan terakhir yang diidamkan oleh setiap pekerja adalah jaminan hari tua. Banyak perusahaan besar kini menyediakan fasilitas jaminan hari tua pada talenta profesional perusahaannya. Jaminan hari tua dapat diberikan berupa pesangon atau bahkan uang pensiun. Banyak juga perusahaan yang memberikan bagian saham perusahaan sebagai jaminan hari tua jangka panjang yang keuntungannya bisa didapatkan selama puluhan tahun. Fasilitas tunjangan ini dapat membuat setiap pekerja bisa fokus untuk bekerja tanpa harus merisaukan masa tuanya. Sekian daftar fasilitas yang diharapkan oleh setiap pekerja terhadap perusahaan, startup atau instansi tempat mereka bekerja. Dengan adanya fasilitas yang menunjang dan menjamin para pekerja, hal tersebut bisa meningkatkan kinerja dari perusahaan, startup atau instansi tempat bekerja.

mengapa fasilitas kantor dapat membantu penyelesaian pekerjaan kantor